Showing posts with label LIPI. Show all posts
Showing posts with label LIPI. Show all posts

03 June 2013

Call for Papers : Seminar Nasional & Workshop LIPI 2013



Peningkatan Pemanfaatan Inovasi dalam Menanggulangi Kemiskinan

Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
Bandung, 30 September – 1 Oktober 2013


Latar Belakang

Kemiskinan merupakan fenomena kompleks akibat dari berbagai aspek, diantaranya rendahnya produktivitas, pendapatan, upah, serta sedikitnya tabungan dan investasi. Di pedesaan penduduk miskin umumnya adalah petani subsisten yang menggantungkan kehidupan sehari-harinya pada sektor pertanian. Jumlah penduduk miskin yang bekerja sebagai petani yakni 16,56 persen, lebih tinggi dibandingkan dengan penduduk miskin di perkotaan yaitu sekitar 9,87 persen. Kemiskinan di kalangan petani tampaknya diakibatkan oleh sempitnya luas lahan garapan, rendahnya kemampuan teknologi, dan keterbatasan akses terhadap informasi, terutama yang mendukung inovasi. Peningkatan produktivitas maupun nilai tambah sebetulnya dapat diperoleh dengan memanfaatkan inovasi yang sesuai dengan kebutuhan. Penguasaan dan pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di suatu negara telah disadari banyak pihak merupakan faktor penopang kemandirian bangsa, yang dibuktikan oleh Negara Jepang, Korea Selatan, India dan Cina. Penguasaan dan pemanfaatan iptek di negara-negara tersebut telah mengantar mereka menjadi Negara maju dan mandiri.

23 February 2013

Implementasi Teknologi Tepat Guna untuk Pemberdayaan Masyarakat : Peluang, Strategi dan Tantangan


Implementasi Teknologi Tepat Guna untuk Pemberdayaan Masyarakat : Peluang, Strategi dan Tantangan[1]
Oleh :
Yanu Endar Prasetyo, S.Sos, M.Si[2], Rohmah Lutfiyanti, S.TP[3], Rima Kumalasari, S.TP. MM[4]

Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna (B2PTTG)
Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI)
JL. K.S. Tubun No 5 Kabupaten Subang – Jawa Barat 41213
Telp : 0260-411478, 41288 Fax : 0260-411239

(Link berita terkait acara ini : DRPM UI, Technology for the poor-UI)

“I have no doubt that it is possible to give a new direction to technological development, a direction that shall lead it back to the real needs of man, and that also means : to the actual size of man. Man is small, and, therefore, small is beautiful.”
[E.F. Schumacher, technology with a human face]

A.   Latar Belakang : Pemanfaatan TTG untuk Pemberdayaan Masyarakat
Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna (B2PTTG) LIPI telah berkiprah dalam kegiatan implementasi dan pemanfaatan Teknologi Tepat Guna (TTG) untuk pemberdayaan masyarakat sejak tahun 1979 dengan embrio “proyek TTG” yang digagas oleh Lembaga Fisika Nasional (LFN). Setelah itu, pada tahun 1987 proyek TTG berkembang menjadi “Balai Pengembangan TTG” dibawah Puslitbang Fisika Terapan. Tidak berhenti sampai disitu, pada tahun 1998 Balai Pengembangan TTG berubah lagi menjadi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Balai Besar Pengembangan TTG dan kemudian menjadi “Balai Besar Pengembangan Teknologi Tepat Guna (B2PTTG) LIPI” sejak tahun 2005 sampai dengan sekarang[5]. Dalam perjalanannya, B2PTTG telah banyak melakukan kegiatan implementasi TTG, terutama di wilayah pedesaan, mulai dari wilayah paling Barat hingga Timur Indonesia. Beberapa bidang teknologi pokok yang terus diterapkan dan dikembangkan hingga saat ini adalah bidang pangan dan energi.

10 February 2013

Bioresources Untuk Ekonomi Hijau

(kiri) para narasumber dalam diskusi dan peluncuran buku biresources untuk pembangunan ekonomi hijau (kanan) Kepala LIPI, Prof. Lukman Hakim, memberikan sambutan.

(kiri) Prof. Emil Salim sedang memberikan pemaparan terkait isu-isu strategis dalam pembangunan ekonomi hijau dan gagasan untuk mengubah paradigma pembanguan dari yang hanya pro-growth (one-track economy) menjadi berwawasan sosial dan lingkungan (triple track economy) (kanan) buku dari bappenas dan yang diluncurkan oleh LIPI

 beragam produk hasil pemanfaatan bioresources dari LIPI

berita terkait acara diatas klik disini : 
b. LIPI

31 May 2012

CALL FOR PAPERS (CFP): INTERNATIONAL SEMINAR ON ENHANCING GRASSROOTS INNOVATION COMPETITIVENESS FOR POVERTY ALLEVIATION (EGICPA 2012)

International Seminar on
Enhancing Grassroots Innovation
Competitiveness for Poverty Alleviation
(EGICPA 2012)
“Scouting, Research, Development and Commercialization of Grassroots Innovation”
October 16-18, 2012
Yogyakarta - Indonesia
Call for Paper
World Bank and IMF’s latest update on progress toward the 2015 targets reveals that two- thirds of developing countries are on track or close to meeting the Millennium Development Goals (MDGs). The rapid economic development – to some extent – has contributed to an accelerated decline in absolute poverty. The number of people living on less than US $1.25 a day is projected to be 883 million in 2015, compared with 1.4 billion in 2005 and 1.8 billion in 1990. The progress, however, is achieved with a cost of increased inequality, leaving the poor unable to benefit from development and becoming increasingly isolated, Not only geographically, but also socially and economically.