Tergerak dari saking seringnya melirik foto wajah plus nama-nama caleg yang nampang (sembarangan) di pinggir jalan, tiba-tiba saya tergelitik untuk iseng bertanya kepada istri (kebetulan orang sunda), "kenapa nama-nama orang sunda itu koq diulang-ulang ya?". saya sebutkan contoh seperti : yayat supriyatna, yaya sunarya, engkos koswara, Anan trisnan,dan sebagainya (maaf bila ada yang namanya disebut, tidak ada unsur untuk melecehkan atau membuat mainan, sekedar contoh)
