Man Jadda Wajada !

5:59 AM Edit This 0 Comments »

Alam Pikir Manusia Tentang Ikhtiar dan Takdir

Oleh : Yanu Endar Prasetyo


Membicarakan persoalan misterius seperti jodoh, takdir, hari akhir, atau hal-hal ghaib lainnya tentu bukan hal yang mudah. Perlu wawasan yang luas dan mendalam sebelum kita ambil bagian untuk bicara tentang persoalan itu. Rujukan-rujukan yang kuat dan mantap juga perlu disiapkan, mulai dari kitab suci, tradisi leluhur, hingga kalau perlu mendatangkan orang “pintar” sebagai perantara dan penerima pesan dari dunia lain. Tak heran, jika kemudian banyak orang “pintar” yang hadir dalam beragam bentuknya dihadapan kita. sambil menonton TV kita bisa mengetik “REG spasi Jodoh spasi nama, dan kirimkan ke 99**” maka kita akan tahu apakah kita berjodoh dengan pasangan kita atau tidak?

Bud, Kamu Dimana?

9:25 PM Posted In Edit This 0 Comments »

Perawakan yang kurus itu dibalut dengan kulit hitam, mendekati legam, membuatnya tampak berbeda diantara temanku lainnya. Kebiasaannya yang paling kuingat adalah hobinya mengemut batang korek api. Kadang-kadang, batang korek api itu dimain-mainkannya. Sebentar di dalam mulut, sebentar kemudian dikeluarkan lagi. Sepertinya dia sangat terinspirasi dengan akting bintang film mandarin kala itu, yang sambil berjudi mereka memainkan batang korek api di mulutnya. Budiono, nama teman sebangkuku ini.

Dengan postur yang tidak terlalu tinggi, rambut pendek namun tebal, dan – maaf – bekas kudis yang menandai beberapa bagian tubuhnya, sungguh tidak memperlihatkan bahwa dia adalah orang yang berpunya. Dan memang demikian kenyataannya. Sekali-kalinya kulihat budiono membawa tas ke sekolah itu pun bukan tas yang bagus, kalau tidak dibilang bekas. Tas satu tali warna biru jeans yang sudah mbulak (luntur dan berwarna keputih-putihan). Jika kita menaruh bolpoint di dalam tas itu, kemungkinan besar akan hilang terjatuh, karena kedua ujung bawah tasnya itu sudah jebol. Lebih sering dia hanya membawa satu atau dua buku tulis yang diselipkannya ke celana bagian belakang. Kadang-kadang, jika dia membawa tas keresek ke sekolah, itu tandanya ia sedang membawa buku yang lumayan banyak. Bukan karena dia bergaya, tapi sungguh temanku ini orang yang tak berpunya.

JATUH BANGUN USAHA MIKRO

12:11 AM Posted In Edit This 2 Comments »
Usaha mikro baru belakangan ini diapresiasi positif oleh berbagai pihak. Tepatnya ketika krisis ekonomi terjadi. Berdasarkan pengalaman yang ada, ternyata sektor usaha mikro dan informal ini terbukti mampu bertahan dari terpaan badai krisis ekonomi. Prestasi tersebut memang bukan isapan jempol. Sebab, usaha mikro memang terbuka untuk ditekuni oleh siapapun, dengan modal yang tidak terlalu besar. Ia tidak menuntut keterampilan yang terlampau tinggi. Peralatan produksi yang dibutuhkan juga cenderung sudah tersedia di dapur keluarga. Barang atau produk yang dihasilkan juga relatif terjangkau sehingga mudah diserap pasar.

Akan tetapi, kelenturan usaha mikro tersebut, seringkali tidak dibaca dengan teliti. Tumbuh menjamurnya usaha mikro di tengah masyarakat kita, ternyata tidak serta merta menampakkan keberlanjutan. Jika ditengok lebih dalam, sifat usaha mikro saat ini adalah “gulung tikar, buka tikar”. Artinya, jika di tahun 2008 tumbuh 100 usaha mikro, kemudian di tahun 2009 naik menjadi 200 usaha mikro, maka itu tidak berarti terjadi peningkatan 2 kali lipat. Bisa jadi 100 usaha mikro di tahun 2008 itu tinggal setengahnya yang masih hidup, dan di tahun 2009 telah tumbuh 150 usaha mikro baru yang tidak berkaitan sama sekali dengan usaha mikro sebelumnya. Fenomena ini nampaknya menjadi potret umum usaha mikro kita saat ini.

Read More.....

PARADOK BULAN RAMADHAN

8:13 AM Posted In Edit This 1 Comment »
Nuansa Ramadhan memang khas. Masjid-masjid dan mushola yang biasanya sepi jamaah, mendadak hiruk pikuk. Sejak maghrib ketika pembagian takjil, saat tarawih, hingga tadarus Al Quran, yang atas nama bulan Ramadhan tiba-tiba merasa perlu disuarakan lewat corong pengeras suara. Mungkin untuk memperkuat kesan bahwa bulan ramadhan memang berbeda dari bulan-bulan lainnya. Walaupun, saat tadarus dikumandangkan, seketika itu pula volume televisi ikut kita naikkan. Tak hanya itu, semua yang berbau maksiat terpaksa dan dipaksa untuk rehat sejenak. Lokalisasi-prostitusi, ikut berpuasa meski untuk sementara waktu, anggaplah sebagai liburan. Pedagang minuman keras, yang konon menjadi pelengkap kemaksiatan, menyimpan rapat-rapat dagangannya. Diskotik dan tempat hiburan malam, mempersingkat jam tayang atau malah menutup diri, takut terkena gempur FPI.

Read More....

KANIBALISME DI EMPANG LELE

7:57 AM Posted In Edit This 0 Comments »
Dalam sebulan terakhir ini, cuaca berubah menjadi makin panas, kering dan tak bersahabat. Kondisi ini nampaknya masih akan terus berlangsung hingga penghabisan tahun 2009. Ini berarti, dunia pertanian akan menghadapi masalah keterbatasan sumber daya air yang cukup berarti. Salah satu kegiatan ekonomi pertanian masyarakat yang mendapat dampak langsung dari fenomena kemarau semacam ini adalah dunia perikanan. Termasuk di dalam kelompok ini adalah komunitas petani ikan lele di pantura Jawa Barat. Siapa dan bagaimana mereka menjalankan kegiatan ekonominya ?

Read More....

Dirgahayu RI ke 64 dan LIPI ke 42

4:44 PM Posted In Edit This 1 Comment »
Sajak Pengingat
(Refleksi HUT LIPI 42, Subang 18-20 Agustus 2009)


........
Aku bertanya, tetapi pertanyaan-pertanyaanku
membentur meja kekuasaan yang macet,
dan papantulis-papantulis para pendidik
yang terlepas dari persoalan kehidupan.
…....
Dan di langit;
para tekhnokrat berkata :
bahwa bangsa kita adalah malas,
bahwa bangsa mesti dibangun;
mesti di-up-grade
disesuaikan dengan teknologi yang diimpor
.............
Bunga-bunga bangsa tahun depan
berkunang-kunang pandang matanya,
di bawah iklan berlampu neon,
Berjuta-juta harapan ibu dan bapak
menjadi gemalau suara yang kacau,
menjadi karang di bawah muka samodra.
………………
Kita harus berhenti membeli rumus-rumus asing.
Diktat-diktat hanya boleh memberi metode,
tetapi kita sendiri mesti merumuskan keadaan.
Kita mesti keluar ke jalan raya,
keluar ke desa-desa,
mencatat sendiri semua gejala,
dan menghayati persoalan yang nyata.
Inilah sajakku
Pamplet masa darurat.
Apakah artinya kesenian,
bila terpisah dari derita lingkungan.
Apakah artinya berpikir,
bila terpisah dari masalah kehidupan.
(W. S. Rendra, Sajak Sebatang Lisong, 19 Agustus 1977, ITB Bandung)

read more...


DOKTER, BIDAN, ATAU PARAJI ?

4:35 AM Posted In Edit This 0 Comments »

Secara psikologis, pasangan yang sedang dalam masa menanti buah hati, akan digempur oleh banyak mitos-mitos seputar kehamilan. Ibu – dan juga calon ayah – akan berdiri pada suatu kondisi serba bimbang jika mendengarkan semua saran dari semua pihak. Akan tetapi, jika tidak mendengarkan berbagai anjuran tersebut, tak urung ketakutan juga akan menghantui. 




read more....